HARRY POTTER DAN KAMAR RAHASIA
Penulis : J. K Rowling
Judul
asli : Harry Potter and the
Chamber of Secrets
Penerjemah : Listiana Srisanti (dari versi
Inggris
Raya)
Ilustrator : ● Mary GrandPré (Amerika Serikat)
●
Cliff
Wright (UK)
●
Versi
Indonesia
mengikuti versi AS
Negara : Inggris Raya
Bahasa : Indonesia
Serial : Harry Potter
Subyek : ●
Dobby, peri rumah
●
Malapetaka
di Hogwart
Genre : Fiksi,
Fantasi
Penerbit : Gramedia
Pustaka Utama
Tanggal
terbit :
November 2000
Terbitan
dalam bahasa Inggris : 2 Juli 1998 (UK)
2 Juni 1999 (Amerika Serikat)
Media : Kertas
Halaman : 432 halaman
ISBN : ISBN 979-655-851-3
Seri
sebelumnya : Harry
Potter dan Batu Bertuah
Seri
lanjutan : Harry
Potter dan Tawanan Azkaban
Harry Potter dan Kamar Rahasia adalah novel kedua dalam
seri Harry Potter karangan JK Rowling. Plot cerita mengikuti tahun kedua Harry
di Hogwarts Sekolah Sihir, di mana serangkaian pesan di dinding di koridor
sekolah memperingatkan bahwa "Kamar Rahasia" telah dibuka dan bahwa
"pewaris Slytherin" akan membunuh semua murid yang tidak datang dari
segala-magis keluarga. Ancaman ini diikuti oleh serangan yang meninggalkan
warga sekolah "membatu" (yaitu, beku). Sepanjang tahun, Harry dan
teman-temannya Ron Weasley dan Hermione Granger menyelidiki serangan, dan Harry
dihadapkan oleh Lord Voldemort, yang mencoba untuk mendapatkan kembali kekuatan
penuhnya.
Buku ini diterbitkan di Inggris pada 2 Juli 1998 oleh
Bloomsbury dan di Amerika Serikat pada tanggal 2 Juni 1999 oleh Scholastic Inc
Walaupun Rowling merasa sulit untuk menyelesaikan buku itu, ia mendapat pujian
tinggi dan penghargaan dari kritikus, pembaca muda dan industri buku, meskipun
beberapa kritikus berpikir cerita itu mungkin terlalu menakutkan untuk
anak-anak muda. Beberapa otoritas keagamaan telah mengutuk penggunaannya tema
magis, sementara yang lain memuji penekanan pada pengorbanan diri dan pada cara
di mana karakter seseorang adalah hasil dari pilihan orang tersebut.
Beberapa komentator mencatat bahwa identitas pribadi adalah
tema kuat dalam buku itu, dan bahwa hal itu membahas masalah-masalah rasisme
melalui pengobatan non-sihir, karakter non-manusia dan non-hidup. Beberapa
komentator menganggap buku harian sebagai peringatan terhadap penerimaan tidak
kritis informasi dari sumber yang motif dan kehandalan tidak dapat diperiksa.
Otoritas kelembagaan digambarkan sebagai melayani diri sendiri dan tidak
kompeten.
Versi film Harry Potter dan Kamar Rahasia, dirilis pada
tahun 2002, menjadi film ketiga yang melebihi $ 600 juta penjualan box office
internasional dan menerima ulasan yang umumnya menguntungkan. Video game
longgar didasarkan pada Harry Potter dan Kamar Rahasia juga dirilis untuk
beberapa platform, dan yang paling memperoleh tinjauan menguntungkan.
SINOPSIS
Harry
Potter menghabiskan liburan tahun pertama sekolahnya bersama bibinya Petunia,
paman Vernon,
dan sepupunya Dudley Dursley di Private Drive No.4. Ia tidak senang karena ia
merindukan sekolahnya (Sekolah Sihir Hogwarts), temannya-Ronald Weasley dan
Hermione Granger. Ia membenci paman, bibi, dan sepupunya seperti mereka
membenci Harry. Suatu hari, ia mendapat peringatan agar tidak kembali ke
sekolah di tahun keduanya oleh peri rumah bernama Dobby. Harry tidak
menghiraukan itu tetapi si peri melakukan segala cara agar Harry tidak pergi ke
sekolah, bahkan saat Harry sudah kembali bersekolah, Dobby melukai Harry saat
pertandingan QUIDDITCH (sebuah permainan menggunakan sapu terbang) agar Harry
pulang ke rumahnya. Alasannya jelas diketahui Harry setelah hal-hal aneh
terjadi di Hogwarts. Ia sering mendengar seseorang berbicara tentang hasrat
untuk membunuh. Kamar rahasia telah dibuka lagi. Menurut legenda, salah satu
pendiri sekolah-Salazar Slytherin yang tidak sependapat dengan ketiga pendiri
lainnya mengenai pelajar muggle (darah lumpur atau pelajar bukan keturunan
penyihir) membuat sebuah kamar yang berisi sebuah monster untuk menghabisi para
darah lumpur di sekolah. Lima
puluh tahun yang lalu kamar itu pernah terbuka dan seorang gadis meninggal. Sekarang,
beberapa pelajar ditemukan dalam keadaan membatu.
Seekor
kucing dan sebuah hantu juga ditemukan dalam keadaan yang sama. Untuk
memperburuk masalah itu, seorang keturunan Slytherin menulis ancaman di depan
kamar mandi perempuan yang rusak bertahun-tahun karena hantu Myrtle Merana.
Harry dan teman-temannya mencurigai Draco Malfoy-seorang pelajar dari asrama
Slytherin yang kelihatan sangat senang atas insiden ini. Tetapi Harry menemukan
sebuah buku harian di kamar mandi Myrtle. Buku itu sangat misterius karena saat
ditulisi oleh Harry, buku itu menjawabnya dengan tulisan si pemilik buku
sebelumnya. Ternyata buku harian itu milik Tom Riddle-seorang pelajar lima puluh tahun yang
lalu, ia membawa Harry ke masa lampau, waktu di mana kamar rahasia pernah
terbuka. Ia melihat Hagrid dituduh sebagai penyebab kejadian itu dan
dikeluarkan dari sekolah (ia tetap diijinkan Albus Dumbledore untuk tinggal di
Hogwarts). Riddle lah yang menangkap Hagrid dan seekor bayi laba-laba raksasa
yang tinggal di hutan terlarang. Sekarang hal menjadi sangat sulit karena
departemen pendidikan memutuskan untuk mencabut Dumbledore dari jabatannya
sebagai kepala sekolah dan memasukkan Hagrid ke Azkaban-sebuah penjara untuk
penyihir. Pada waktu yang sama, Harry dan teman-teman mencoba mencari jawaban
dari misteri ini. Hermione mencari segala petunjuk di perpustakaan. Tetapi ia
juga ditemukan dalam keadaan membatu dengan sebuah kertas di genggaman
tangannya yang berisi semua jawaban dari misteri ini.
Monster
yang tinggal di dalam kamar rahasia adalah Basilisk- seekor ular raksasa yang
paling beracun dan sorotan matanya dapat membunuh seseorang. Harry mengerti
bahwa tidak ada yang mati dalam kejadian ini karena tidak ada yang melakukan
kontak mata dengan si ular dan ternyata pintu menuju kamar rahasia berada di
kamar mandi Myrtle. Suara-suara misterius yang sering ia dengar akhir-akhir ini
adalah suara Basilisk dan ia dapat mendengarnya karena ternyata ia adalah seorang
parselmouth -seseorang yang berbicara bahasa ular. Ginny Weasley (adik Ron)
dibawa ke kamar rahasia oleh seorang keturunan Slytherin. Harry dan Ron pergi
ke kamar itu untuk menyelamatkan Ginny dan Harry menemukan Tom Riddle di sana. Ternyata ia adalah
LORD VOLDEMORT yang ''menggunakan'' Ginny untuk mengeluarkan Basilisk. Ia
menyerap jiwa Ginny untuk menjadikan ia hidup kembali dan Ginny akan mati. Ia
mengeluarkan Basilisk untuk melawan Harry. Dengan pedang GRIFFINDOR yang dibawa
oleh Fawkes-burung phoenix milik Dumbledore, Harry membunuh monster itu lalu ia
menghancurkan buku harian Riddle dengan menancapkan taring Basilisk ke
dalamnya. Riddle telah pergi dan Ginny terselamatkan.
Ramuan
untuk mereka yang membatu telah selesai dibuat oleh para guru Hogwarts dan
mereka kembali normal. Dumbledore kemali menjadi kepala sekolah dan Hagrid
dibebaskan dari penjara. Lucius Malfoy (ayah Draco) bersama Dobby yang ternyata
adalah peri rumahnya mengunjungi Dumbledore (peri rumah melayani sebuah
keluarga sampai mereka diberikan sebuah pakaian yang berarti simbol kebebasan
bagi mereka). Ternyata Lucius lah yang memasukkan buku harian Riddle ke dalam
tas sekolah Ginny. Harry memperdaya Lucius untuk membebaskan Dobby karena ia
sangat kejam kepada Dobby. Akhir cerita, sekali lagi semua masalah diselesaikan
oleh Harry Potter dan semua senang karena ujian ditunda sebagai hadiah dari
sekolah.
FILM
Sutradara : Chris Columbus
Produser : David Heyman
Penulis : ● Novel
by J. K Rowling
Pemeran : Daniel Radcliffe,
Rupert Grint,
Emma
Watson, Richard Harris, Kenneth Branagh,
Jason
Isaacs, Christian Coulson, Robbie Coltrane
Musik oleh :
● John Williams
●
Adapting and Conducing by William Ross
Sinematografi : Roger Patt
Penyunting :
Peter Hones
Distributor :
Warner Bros
Durasi : 161 menit
Negara : Inggris
Amerika
Bahasa : Inggris
Anggaran :
US$100
juta
Pendapatan : $878.643.482
Preskuel : Sorcerer’s Stone
Skuel :
Prisoner of Azkaban
Harry Potter dan Kamar Rahasia (Harry
Potter And The Chamber Of Secrets) adalah seri kedua dari tujuh seri yang
direncanakan dari buku fantasi karya pengarang kelas dunia J.K. Rowling. Film ini dirilis pada tanggal 3
November 2002. Disutradari oleh Chris Columbus dan dibuat di Studio
Film Leavesden.
PEMAIN
v
Daniel Radcliffe sebagai Harry Potter
v
Rupert Grint sebagai Ronald Weasley
v
Emma Watson sebagai Hermione Granger
v
Richard Harris sebagai Albus Dumbledore
v
Maggie Smith sebagai Minerva McGonagall
v
Alan Rickman sebagai Severus Snape
v
Kenneth Branagh sebagai Gilderoy Lockhart
v
Robbie Coltrane sebagai Rubeus Hagrid
v
Warwick
Davis sebagai Filius Flitwick
v
David
Bradley sebagai Argus Filch
v
Christian Coulson sebagai Tom Marvolo Riddle/Lord
Voldemord
v
Robert
Hardy sebagai Cornelius Fudge
v
Jason
Isaacs sebagai Lucius Malfoy
v
Tom Felton sebagai Draco Malfoy
v
Richard
Griffiths sebagai Vernon
Dursley
v
Fiona Shaw sebagai Petunia
Dursley
v
Harry
Melling sebagai Dudley
Dursley
v
John Cleese sebagai Nick Si-Kepala-Nyaris-Putus
v
Mark Williams sebagai Arthur Weasley
v
Julie Walters sebagai Molly Weasley
v
Matthew Lewis sebagai Neville Longbottom
v
James
Phelps sebagai Fred Weasley
v
Oliver
Phelps sebagai George Weasley
v
Chris
Rankin sebagai Percy Weasley
v
Asri
Hefrylia sebagai Ginny Weasley
v
Devon
Murray sebagai Seamus Finnigan
v
Joshua Herdman sebagai Gregory Goyle
v
James
Waylett sebagai Vincent Crabbe
Perbedaan
film dengan novel
v
Tidak ada
peringatan dari Kementrian Sihir setelah Dobby menggunakan Mantra Melayang di
rumah Keluarga Dursley, yang nyaris membuat Harry dikeluarkan dari Hogwarts.
v
Pembersihan
jembalang dari kebun Keluarga Weasley dihilangkan dalam film.
v
Harry tidak
mendengar pembicaraan antara Lucius dan Draco di Knockturn Alley. Adegan ini
sebenarnya difilmkan dan dimasukkan dalam ‘adegan yang terbuang’ untuk versi
DVD.
v
Tidak ada
perkelahian antara Lucius Malfoy dan Arthur Weasley di Flourish And Blotts.
v
Di buku, Hermione
tidak kesal disebut “Darah-Lumpur”,
karena ia tidak mengerti artinya. Namun di film dia tahu arti kata tersebut dan
sangat tersinggung.
v
Professor Binns
tidak muncul dalam film, oleh karena itu, penjelasan tentang Kamar Rahasia
dilakukan oleh Profesor McGonagall.
v
Pesta Peringatan
Kematian Nick-Kepala-Nyaris-Putus dan Pesta Valentine Lockhart dihilangkan di
film.
v
Di film, sebagai
ganti mencoba untuk menyerang Harry (atau Dobby) karena menyebabkan dirinya
kehilangan Dobby, Lucius Malfoy mencoba untuk menggunakan kutukan Avada
Kedavra sebelum Dobby menyerangnya, biarpun di subtitle DVD tertulis
“vera..”. Kemungkinan ini adalah permintaan J.K Rowling untuk tidak menyebutkan
Kutukan-Tak-Termaafkan sebelum film ke-4. Tentunya Lucius tidak akan membunuh
Harry ketika mereka berada di Hogwarts, bagaimanapun marahnya dia, karena hal
ini akan membahayakan reputasinya dan dapat membuatnya mendekam seumur hidup di
Azkaban.
v
Di film, Harry
menghancurkan diari Tom Riddle sebelum Fawkes menyembuhkan luka-lukanya, dan
bukan setelahnya. Harry tidak tahu pasti bagaimana buku itu berhubungan dengan
memori Tom Riddle, tapi ia yakin bahwa ada hubungannya. Ia memilih untuk
menghancurkan buku tersebut, mungkin untuk kesan dramatis dan heroik, “Jika aku
harus mati, maka kau juga harus mati bersamaku.”
v
Gambaran tentang
Ginny yang berperilaku aneh akibat kerasukan Tom Riddle tidak ada dalam film,
meskipun ada adegan ketika McGonagall berkata kemungkinan ditutupnya Hogwarts,
Ginny tampak gelisah. Tentang matinya ayam-ayam jantan Hagrid juga tidak diceritakan.
Di buku dijelaskan bahwa kokok ayam berakibat fatal terhadap Basilisk, itu
sebabnya Tom Riddle menyuruh Ginny membunuhi ayam-ayam tersebut.
v
Di buku Penelope
Clearwater juga dibuat membatu, tapi tidak di film (perannya sangat kecil,
hanya tampak ketika Percy menyapa Nick-Kepala-Nyaris-Putus di awal filim).
v
Di film, Hermione
dapat dengan mudah menemukan buku tentang ramuan-ramuan berbahaya. Di novel,
buku tersebut berada di Seksi Terlarang sehingga Harry, Ron dan Hermione harus
meminta izin dari Lockhart untuk meminjam buku tersebut. Hal ini juga
menyebabkan Madam Pince tidak
muncul dalam film.
v
Setelah Fawkes
membutakan Basilisk, di buku Riddle mengatakan bawa Basilisk masih bisa mencium
bau Harry, sementara di film, Basilisk mendeteksi Harry lewat suaranya.
v
Alasan Ron
menderita arachnophobia tidak
dijelaskan dalam film.
v
Filch tidak
disebutkan sebagai Squib.
Sebenarnya hal ini penting, mengingat di seri ke-5 akan muncul hal yang tak
terduga mengenai Squib. Meski demikian, ada adegan ekstra di DVD tentang hal
ini.
v
Hermione tidak
mencuri bahan pembuat ramuan Polijus dari lemari penyimpanan Snape, meski ada
satu ‘adegan yang terbuang’ di DVD Harry Potter & Thr Goblet of Fire
mengenai kejadian ini. Di buku, Harry dan Ron melempar Kembang Api
Dr.Fillibuster ke kuali Goyle sehingga Hermione dapat diam-diam mengambil bahan
ramuan tersebut.
v
Bagian tentang
diary dipendekkan di film. Tom tidak mencoba untuk ‘berteman’ dengan harry.
v
Di novel, Lucius
Malfoy mengeluarkan kaus kaki dalam diari dan membuangnya ke samping. Dobby
menangkapnya dan mengatakan bahwa ia bebas karena tuannya telah memberinya
pakaian. Di film, Harry memberikan diari kepada Lucius, tahu bahwa Lucius akan
memerintahkan Dobby untuk membawanya. Kemudian setelah Dobby memegangnya, Harry
menyuruh Dobby untuk membuka diari itu, dan Dobby menemukan kaus kaki. Ini
menunjukkan bahwa Malfoy benar-benar memberikan kaus kaki itu, karena ia tidak
memeriksa diari itu terlebih dahulu.
v
Jika diperhatikan
dengan cermat, kelihatan jelas ketika Lucius menjatuhkan diari Riddle ke kuali
Ginny di Flourish And Blotts.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar