Blogger Widgets DUNIA SIHIR HARRY POTTER: HARRY POTTER AND THE CHAMBER OF SECRETS

Kamis, 19 April 2012

HARRY POTTER AND THE CHAMBER OF SECRETS


HARRY POTTER DAN KAMAR RAHASIA


Penulis                                     : J. K Rowling
Judul asli                                  : Harry Potter and the Chamber of Secrets
Penerjemah                               : Listiana Srisanti (dari versi Inggris
                                                Raya)
Ilustrator                                  : ● Mary GrandPré (Amerika Serikat)
                                                  ● Cliff Wright (UK)
                                                  ● Versi Indonesia mengikuti versi AS
Negara                                     : Inggris Raya
Bahasa                                     : Indonesia
Serial                                        : Harry Potter
Subyek                                     : ● Dobby, peri rumah
                                                  ● Malapetaka di Hogwart
Genre                                       : Fiksi, Fantasi
Penerbit                                   : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal terbit                           : November 2000
Terbitan dalam bahasa Inggris  : 2 Juli 1998 (UK)
                                                  2 Juni 1999 (Amerika Serikat)
Media                                      : Kertas
Halaman                                  : 432 halaman
ISBN                                       : ISBN 979-655-851-3
Seri sebelumnya                        : Harry Potter dan Batu Bertuah
Seri lanjutan                            : Harry Potter dan Tawanan Azkaban

Harry Potter dan Kamar Rahasia adalah novel kedua dalam seri Harry Potter karangan JK Rowling. Plot cerita mengikuti tahun kedua Harry di Hogwarts Sekolah Sihir, di mana serangkaian pesan di dinding di koridor sekolah memperingatkan bahwa "Kamar Rahasia" telah dibuka dan bahwa "pewaris Slytherin" akan membunuh semua murid yang tidak datang dari segala-magis keluarga. Ancaman ini diikuti oleh serangan yang meninggalkan warga sekolah "membatu" (yaitu, beku). Sepanjang tahun, Harry dan teman-temannya Ron Weasley dan Hermione Granger menyelidiki serangan, dan Harry dihadapkan oleh Lord Voldemort, yang mencoba untuk mendapatkan kembali kekuatan penuhnya.
Buku ini diterbitkan di Inggris pada 2 Juli 1998 oleh Bloomsbury dan di Amerika Serikat pada tanggal 2 Juni 1999 oleh Scholastic Inc Walaupun Rowling merasa sulit untuk menyelesaikan buku itu, ia mendapat pujian tinggi dan penghargaan dari kritikus, pembaca muda dan industri buku, meskipun beberapa kritikus berpikir cerita itu mungkin terlalu menakutkan untuk anak-anak muda. Beberapa otoritas keagamaan telah mengutuk penggunaannya tema magis, sementara yang lain memuji penekanan pada pengorbanan diri dan pada cara di mana karakter seseorang adalah hasil dari pilihan orang tersebut.
Beberapa komentator mencatat bahwa identitas pribadi adalah tema kuat dalam buku itu, dan bahwa hal itu membahas masalah-masalah rasisme melalui pengobatan non-sihir, karakter non-manusia dan non-hidup. Beberapa komentator menganggap buku harian sebagai peringatan terhadap penerimaan tidak kritis informasi dari sumber yang motif dan kehandalan tidak dapat diperiksa. Otoritas kelembagaan digambarkan sebagai melayani diri sendiri dan tidak kompeten.
Versi film Harry Potter dan Kamar Rahasia, dirilis pada tahun 2002, menjadi film ketiga yang melebihi $ 600 juta penjualan box office internasional dan menerima ulasan yang umumnya menguntungkan. Video game longgar didasarkan pada Harry Potter dan Kamar Rahasia juga dirilis untuk beberapa platform, dan yang paling memperoleh tinjauan menguntungkan.

SINOPSIS
Harry Potter menghabiskan liburan tahun pertama sekolahnya bersama bibinya Petunia, paman Vernon, dan sepupunya Dudley Dursley di Private Drive No.4. Ia tidak senang karena ia merindukan sekolahnya (Sekolah Sihir Hogwarts), temannya-Ronald Weasley dan Hermione Granger. Ia membenci paman, bibi, dan sepupunya seperti mereka membenci Harry. Suatu hari, ia mendapat peringatan agar tidak kembali ke sekolah di tahun keduanya oleh peri rumah bernama Dobby. Harry tidak menghiraukan itu tetapi si peri melakukan segala cara agar Harry tidak pergi ke sekolah, bahkan saat Harry sudah kembali bersekolah, Dobby melukai Harry saat pertandingan QUIDDITCH (sebuah permainan menggunakan sapu terbang) agar Harry pulang ke rumahnya. Alasannya jelas diketahui Harry setelah hal-hal aneh terjadi di Hogwarts. Ia sering mendengar seseorang berbicara tentang hasrat untuk membunuh. Kamar rahasia telah dibuka lagi. Menurut legenda, salah satu pendiri sekolah-Salazar Slytherin yang tidak sependapat dengan ketiga pendiri lainnya mengenai pelajar muggle (darah lumpur atau pelajar bukan keturunan penyihir) membuat sebuah kamar yang berisi sebuah monster untuk menghabisi para darah lumpur di sekolah. Lima puluh tahun yang lalu kamar itu pernah terbuka dan seorang gadis meninggal. Sekarang, beberapa pelajar ditemukan dalam keadaan membatu.
Seekor kucing dan sebuah hantu juga ditemukan dalam keadaan yang sama. Untuk memperburuk masalah itu, seorang keturunan Slytherin menulis ancaman di depan kamar mandi perempuan yang rusak bertahun-tahun karena hantu Myrtle Merana. Harry dan teman-temannya mencurigai Draco Malfoy-seorang pelajar dari asrama Slytherin yang kelihatan sangat senang atas insiden ini. Tetapi Harry menemukan sebuah buku harian di kamar mandi Myrtle. Buku itu sangat misterius karena saat ditulisi oleh Harry, buku itu menjawabnya dengan tulisan si pemilik buku sebelumnya. Ternyata buku harian itu milik Tom Riddle-seorang pelajar lima puluh tahun yang lalu, ia membawa Harry ke masa lampau, waktu di mana kamar rahasia pernah terbuka. Ia melihat Hagrid dituduh sebagai penyebab kejadian itu dan dikeluarkan dari sekolah (ia tetap diijinkan Albus Dumbledore untuk tinggal di Hogwarts). Riddle lah yang menangkap Hagrid dan seekor bayi laba-laba raksasa yang tinggal di hutan terlarang. Sekarang hal menjadi sangat sulit karena departemen pendidikan memutuskan untuk mencabut Dumbledore dari jabatannya sebagai kepala sekolah dan memasukkan Hagrid ke Azkaban-sebuah penjara untuk penyihir. Pada waktu yang sama, Harry dan teman-teman mencoba mencari jawaban dari misteri ini. Hermione mencari segala petunjuk di perpustakaan. Tetapi ia juga ditemukan dalam keadaan membatu dengan sebuah kertas di genggaman tangannya yang berisi semua jawaban dari misteri ini.
Monster yang tinggal di dalam kamar rahasia adalah Basilisk- seekor ular raksasa yang paling beracun dan sorotan matanya dapat membunuh seseorang. Harry mengerti bahwa tidak ada yang mati dalam kejadian ini karena tidak ada yang melakukan kontak mata dengan si ular dan ternyata pintu menuju kamar rahasia berada di kamar mandi Myrtle. Suara-suara misterius yang sering ia dengar akhir-akhir ini adalah suara Basilisk dan ia dapat mendengarnya karena ternyata ia adalah seorang parselmouth -seseorang yang berbicara bahasa ular. Ginny Weasley (adik Ron) dibawa ke kamar rahasia oleh seorang keturunan Slytherin. Harry dan Ron pergi ke kamar itu untuk menyelamatkan Ginny dan Harry menemukan Tom Riddle di sana. Ternyata ia adalah LORD VOLDEMORT yang ''menggunakan'' Ginny untuk mengeluarkan Basilisk. Ia menyerap jiwa Ginny untuk menjadikan ia hidup kembali dan Ginny akan mati. Ia mengeluarkan Basilisk untuk melawan Harry. Dengan pedang GRIFFINDOR yang dibawa oleh Fawkes-burung phoenix milik Dumbledore, Harry membunuh monster itu lalu ia menghancurkan buku harian Riddle dengan menancapkan taring Basilisk ke dalamnya. Riddle telah pergi dan Ginny terselamatkan.
Ramuan untuk mereka yang membatu telah selesai dibuat oleh para guru Hogwarts dan mereka kembali normal. Dumbledore kemali menjadi kepala sekolah dan Hagrid dibebaskan dari penjara. Lucius Malfoy (ayah Draco) bersama Dobby yang ternyata adalah peri rumahnya mengunjungi Dumbledore (peri rumah melayani sebuah keluarga sampai mereka diberikan sebuah pakaian yang berarti simbol kebebasan bagi mereka). Ternyata Lucius lah yang memasukkan buku harian Riddle ke dalam tas sekolah Ginny. Harry memperdaya Lucius untuk membebaskan Dobby karena ia sangat kejam kepada Dobby. Akhir cerita, sekali lagi semua masalah diselesaikan oleh Harry Potter dan semua senang karena ujian ditunda sebagai hadiah dari sekolah.

FILM
Sutradara              : Chris Columbus
Produser                : David Heyman
Penulis                  : ● Novel by J. K Rowling
                               ● Skenario by Steve Kloves
Pemeran                : Daniel Radcliffe, Rupert Grint, Emma
Musik oleh             : ● John Williams
                               ● Adapting and Conducing by William Ross
Sinematografi        : Roger Patt
Penyunting            : Peter Hones
Studio                   : ● Heyday Films
   ● 1492 Pictures
Distributor            : Warner Bros
Tanggal rilis           : ● London premiere         : 3 November 2002
  ● United States            :14 November 2002
   ● Worldwide                 :15 November 2002
Durasi                  : 161 menit
Negara                  :  Inggris
                                Amerika
Bahasa                  : Inggris
Anggaran               : US$100 juta
Pendapatan           : $878.643.482
Preskuel                : Sorcerer’s Stone
Skuel                     : Prisoner of Azkaban
Harry Potter dan Kamar Rahasia (Harry Potter And The Chamber Of Secrets) adalah seri kedua dari tujuh seri yang direncanakan dari buku fantasi karya pengarang kelas dunia J.K. Rowling. Film ini dirilis pada tanggal 3 November 2002. Disutradari oleh Chris Columbus dan dibuat di Studio Film Leavesden.
PEMAIN
v      Daniel Radcliffe sebagai Harry Potter
v      Rupert Grint sebagai Ronald Weasley
v      Emma Watson sebagai Hermione Granger
v      Richard Harris sebagai Albus Dumbledore
v      Maggie Smith sebagai Minerva McGonagall
v      Alan Rickman sebagai Severus Snape
v      Kenneth Branagh sebagai Gilderoy Lockhart
v      Robbie Coltrane sebagai Rubeus Hagrid
v      Warwick Davis sebagai Filius Flitwick
v      David Bradley sebagai Argus Filch
v      Christian Coulson sebagai Tom Marvolo Riddle/Lord Voldemord
v      Robert Hardy sebagai Cornelius Fudge
v      Jason Isaacs sebagai Lucius Malfoy
v      Tom Felton sebagai Draco Malfoy
v      Richard Griffiths sebagai Vernon Dursley
v      Fiona Shaw sebagai Petunia Dursley
v      Harry Melling sebagai Dudley Dursley
v      John Cleese sebagai Nick Si-Kepala-Nyaris-Putus
v      Mark Williams sebagai Arthur Weasley
v      Julie Walters sebagai Molly Weasley
v      Matthew Lewis sebagai Neville Longbottom
v      James Phelps sebagai Fred Weasley
v      Oliver Phelps sebagai George Weasley
v      Chris Rankin sebagai Percy Weasley
v      Asri Hefrylia sebagai Ginny Weasley
v      Devon Murray sebagai Seamus Finnigan
v      Joshua Herdman sebagai Gregory Goyle
v      James Waylett sebagai Vincent Crabbe
Perbedaan film dengan novel
v      Tidak ada peringatan dari Kementrian Sihir setelah Dobby menggunakan Mantra Melayang di rumah Keluarga Dursley, yang nyaris membuat Harry dikeluarkan dari Hogwarts.
v      Pembersihan jembalang dari kebun Keluarga Weasley dihilangkan dalam film.
v      Harry tidak mendengar pembicaraan antara Lucius dan Draco di Knockturn Alley. Adegan ini sebenarnya difilmkan dan dimasukkan dalam ‘adegan yang terbuang’ untuk versi DVD.
v      Tidak ada perkelahian antara Lucius Malfoy dan Arthur Weasley di Flourish And Blotts.
v      Di buku, Hermione tidak kesal disebut “Darah-Lumpur”, karena ia tidak mengerti artinya. Namun di film dia tahu arti kata tersebut dan sangat tersinggung.
v      Professor Binns tidak muncul dalam film, oleh karena itu, penjelasan tentang Kamar Rahasia dilakukan oleh Profesor McGonagall.
v      Pesta Peringatan Kematian Nick-Kepala-Nyaris-Putus dan Pesta Valentine Lockhart dihilangkan di film.
v      Di film, sebagai ganti mencoba untuk menyerang Harry (atau Dobby) karena menyebabkan dirinya kehilangan Dobby, Lucius Malfoy mencoba untuk menggunakan kutukan Avada Kedavra sebelum Dobby menyerangnya, biarpun di subtitle DVD tertulis “vera..”. Kemungkinan ini adalah permintaan J.K Rowling untuk tidak menyebutkan Kutukan-Tak-Termaafkan sebelum film ke-4. Tentunya Lucius tidak akan membunuh Harry ketika mereka berada di Hogwarts, bagaimanapun marahnya dia, karena hal ini akan membahayakan reputasinya dan dapat membuatnya mendekam seumur hidup di Azkaban.
v      Di film, Harry menghancurkan diari Tom Riddle sebelum Fawkes menyembuhkan luka-lukanya, dan bukan setelahnya. Harry tidak tahu pasti bagaimana buku itu berhubungan dengan memori Tom Riddle, tapi ia yakin bahwa ada hubungannya. Ia memilih untuk menghancurkan buku tersebut, mungkin untuk kesan dramatis dan heroik, “Jika aku harus mati, maka kau juga harus mati bersamaku.”
v      Gambaran tentang Ginny yang berperilaku aneh akibat kerasukan Tom Riddle tidak ada dalam film, meskipun ada adegan ketika McGonagall berkata kemungkinan ditutupnya Hogwarts, Ginny tampak gelisah. Tentang matinya ayam-ayam jantan Hagrid juga tidak diceritakan. Di buku dijelaskan bahwa kokok ayam berakibat fatal terhadap Basilisk, itu sebabnya Tom Riddle menyuruh Ginny membunuhi ayam-ayam tersebut.
v      Di buku Penelope Clearwater juga dibuat membatu, tapi tidak di film (perannya sangat kecil, hanya tampak ketika Percy menyapa Nick-Kepala-Nyaris-Putus di awal filim).
v      Di film, Hermione dapat dengan mudah menemukan buku tentang ramuan-ramuan berbahaya. Di novel, buku tersebut berada di Seksi Terlarang sehingga Harry, Ron dan Hermione harus meminta izin dari Lockhart untuk meminjam buku tersebut. Hal ini juga menyebabkan Madam Pince tidak muncul dalam film.
v      Setelah Fawkes membutakan Basilisk, di buku Riddle mengatakan bawa Basilisk masih bisa mencium bau Harry, sementara di film, Basilisk mendeteksi Harry lewat suaranya.
v      Alasan Ron menderita arachnophobia tidak dijelaskan dalam film.
v      Filch tidak disebutkan sebagai Squib. Sebenarnya hal ini penting, mengingat di seri ke-5 akan muncul hal yang tak terduga mengenai Squib. Meski demikian, ada adegan ekstra di DVD tentang hal ini.
v      Hermione tidak mencuri bahan pembuat ramuan Polijus dari lemari penyimpanan Snape, meski ada satu ‘adegan yang terbuang’ di DVD Harry Potter & Thr Goblet of Fire mengenai kejadian ini. Di buku, Harry dan Ron melempar Kembang Api Dr.Fillibuster ke kuali Goyle sehingga Hermione dapat diam-diam mengambil bahan ramuan tersebut.
v      Bagian tentang diary dipendekkan di film. Tom tidak mencoba untuk ‘berteman’ dengan harry.
v      Di novel, Lucius Malfoy mengeluarkan kaus kaki dalam diari dan membuangnya ke samping. Dobby menangkapnya dan mengatakan bahwa ia bebas karena tuannya telah memberinya pakaian. Di film, Harry memberikan diari kepada Lucius, tahu bahwa Lucius akan memerintahkan Dobby untuk membawanya. Kemudian setelah Dobby memegangnya, Harry menyuruh Dobby untuk membuka diari itu, dan Dobby menemukan kaus kaki. Ini menunjukkan bahwa Malfoy benar-benar memberikan kaus kaki itu, karena ia tidak memeriksa diari itu terlebih dahulu.
v      Jika diperhatikan dengan cermat, kelihatan jelas ketika Lucius menjatuhkan diari Riddle ke kuali Ginny di Flourish And Blotts.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar